Persiapan Menyambut Dzulhijjah: Memahami Hakikat Kurban dalam Islam
Bismillahirrahmanirrahim…
Alhamdulillahirobbil’aalamiin…
Bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan paling mulia dalam Islam. Bulan yang penuh keberkahan, penuh ampunan, dan menjadi momentum terbaik bagi setiap muslim untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Melalui firman Allah dalam Surah Al-Kautsar:
“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”
Allah mengingatkan bahwa setiap nikmat yang diberikan bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga harus dibalas dengan rasa syukur, ketaatan, dan penghambaan terbaik kepada-Nya. Salah satu bentuk syukur tersebut adalah dengan melaksanakan ibadah kurban.
Kini kita berada di bulan Dzulqo’dah, bulan persiapan menuju Dzulhijjah. Inilah waktu terbaik untuk mulai memperbaiki diri, memperbanyak amal sholeh, dan menyiapkan hati agar mampu menyambut momen besar ‘Iedul Adha dengan penuh keikhlasan.
Hakikat kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi tentang bagaimana seorang hamba membuktikan cinta dan kedekatannya kepada Allah SWT. Kurban adalah simbol pengorbanan, ketaatan, dan keimanan yang dilakukan semata-mata untuk meraih ridha-Nya.
Mari berlomba-lomba dalam kebaikan di bulan mulia ini. Bagi yang Allah mudahkan untuk berkurban, semoga menjadi amal terbaik yang mendatangkan keberkahan dunia dan akhirat. Dan bagi yang belum mampu, masih banyak pintu amal yang bisa dilakukan seperti sedekah, berbagi kepada sesama, memperbanyak dzikir, shaum Arafah, dan amal-amal kebaikan lainnya.
Karena sejatinya, semua orang bisa mengambil bagian dalam kemuliaan Dzulhijjah. Sebab inti dari kurban adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Semoga kita semua termasuk hamba-hamba yang mampu memaksimalkan momen Dzulhijjah untuk meningkatkan iman, ketakwaan, dan kedekatan kepada Allah SWT.
Barokalloohu Fiikum.
—
Kajian oleh Ust. Muhammad Fatwa Nashir, S.Ag
International Professional Institute
Kampus Jaminan Kerja
